Selasa, 22 November 2016

Mars SMAN 3 Boyolali

Kalian udah tahu belum kalau SMAN 3 Boyolali itu mempunyai Mars yang sangat di banggakan ?, nah kalau kalian belum tahu ini ini dia Mars yang di banggakan oleh SMAN 3 Boyolali
mars ini adalah karya dari Bapak Didik salah satu guru Bimbingan konseling dan juga Guru musik di SMAN 3 Boyolali.

Mars SMAN 3 Boyolali
 
Dengarlah Seruan Kami
Ikrar dari anak negeri
penuh bakti pada mu pertiwi
Nangagah berani

Belajar Menuntut Ilmu
Demi Masa depan nanti
Terus Maju dan unggul prestasi SMA 3 Boyolali

Kobarkan semangat di dalam dada
wujudkan kreasi berkarya nyata
budaya bangsa dan budi pekerti jadikan jati diri
Hai Putra putri indonesia Raih lah hidup bahagia

Singkong Listrik

Kali Ini berita dari ekstrakurikuler KIR yang baru saja menemukan inovasi baru yangt bisa disebut Teknologi Tepat Guna di masa depan mungkin kita akan kesulitan untuk mendapatkan batrai karena mungkin bahan baku batu batrai tidak dapat di perbarui kembali , di sekitar SMAN 3 Boyolali terdapat pohon singkoing yang berbuah namun tidak di manfaatkan dengann maksimal oleh warga sekita, Kini Siswa SMAN 3 Boyolali berkreasi Membuat bat Baterai dari singkong berikuit sedikit ulasan pembuatan singkong.


Siswa SMA N 3 Boyolali antara lain Deo Ramadhan, Celia Afwa, dan Afifah Nurhamidah melakukan inovasi baru terhadap singkong yang mengandung komposisi elektrolit. Salah satunya K+ merupakan elektrolit kuat yang mampu terionisasi dan menghantarkan arus listrik. Langkah pembuatan inovasi ini:
·         Menyiapkan alat dan bahan
·         Mengupas kulit singkong dan memncuci dengan air bersih
·         Menimbang singkong dalam takaran 100 gram
·         Menghaluskan singkong dengan diparut dan di masak dengan agar agar
·         Siapkan gelas reaksi yang sudah diselubungi seng(Zn)
·         Masukkan ke dalam gelas yang didalamnya terselimuti seng(Zn)
·         Menunggu hingga agar-agar memadat dan memberi tembag (Cu) di atasnya
·         Menguji hasil baterai singkong di multitester dan alat elektronik

Mars Bela Negara

MARS BELA NEGARA 
(Dharama) 
 BANGUNLAH SELURUH BANGSA INDONESIA
HADAPI TANTANGAN DAN COBAAN
RAIHLAH CITA-CITA YANG MULIA
INDONESIA MAKMUR DAN SENTOSA
WALAU BERBAGAI SUKU DAN AGAMA
RAGAM BUDAYA SERTA GOLONGAN
SATU UNTUK SEMUA, SEMUA UNTUK SATU
JAYALAH INDONESIAKU TERCINTA
PERSATUAN DAN KESATUAN
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
UNDANG-UNDANG DASAR EMPAT LIMA
PANCASILA DASAR NEGARA
SELURUH RAKYAT WAJIB BELA NEGARA
SONGSONG HARI ESOK MAKMUR SENTOSA

Mars Bela Negara merupakan salah satu lagu wajib yang dinyanyikan oleh siswa SMA N 3 Boyolali.
 Sejak pertama memasuki SMAN 3 Boyolali Siswa SMAN 3 Boyolali sudah diberi pelajaran akan patriotisme dan cinta tanah air salah satunya yaitu dengan menyanyikan lagu nasional tersebut.

Bulat dan Manis

Hasil gambar untuk buah mentega
Buah yang Unik mungkin itu julukan yang pantas untuk Buah endemik yang dimiliki SMAN 3 Boyolali. Buah itu Bernama Buah Mentega. Pohon Mentega Ini tumbuh Besar dan Subur di Area SMAN 3 Boyolali. Walaupun pohon Mentega di SMAN 3 Boyolali Hanya 4 Namun Buah yang di Hasilkan Sangat Melimpah, Sekali Berbuah Pohon Mentega mampu Menghasilkan Buah yang Lebat dan Buah Yang berukuran Besar. Dulu Buah Mentega hanya di manfaatkan untuk makanan ternak atau pupuk, Namun Setelah Dilakukan Penelitian Yang di Pimpin Bapak Paerah Selaku Guru Kimia dan Pembina Ekstrakurikuler KIR(karya ilmiah Remaja) Beliu mampu Mengubah Buah mentega Menjadi berbagai makanan, Seperti keripik Buah mentega dan Sirup Buah mentega. Pada Saat penilaian Adiwiyata Mandiri Kripik dan Sirup Buah mentega di jadikan icon SMAN 3 Boyolali sebagai Makanan Khas SMan 3 Boyolali, dan TIM Penilai sekolah adiwiyata sangat menyukai kripik Mentega dan Tim Penilai banyak yang membawa pulang kripik mentega untuk oleh - oleh keluarga.

Berikut Manfaat dan cara Pembuatan Kripik Metega
Keripik mentega program adiwiyata
 
Buah mentega ini memiliki banyak manfaat diantaranya :
1.       Menjaga daya tahan tubuh
2.       Menjaga saluran pencernaan
3.       Mencegah anemia
4.       Memperlancar peredaran darah
5.       Menjaga kesehatan mata
6.       Menjaga dan merawat kesehatan kulit
7.       Memperbaiki sel sel yang rusak
Melihat manfaat buah mentega yang luar biasa smagaboy mencoba mengolah buah mentega sebagai makanan ringan yaitu kripik mentega.
Berikut adalah cara membuat kripik mentega :

Bahan :
·         Buah mentega
·         Tepung terigu 1/2 kg
·         Bawang putih
·         Garam
·         Air
Alat :
·         Blender
·         Pisau
·         Baskom
·         Panci
Cara pembuatan :
1.       Siapkan alat dan dan bahan
2.       Kupas kulit mentega kemudian cuci hingga bersih
3.       Blender daging buah mentega dengan bawang dan garam sampai halus
4.       Setelah halus, aduk sampai rata dengan tepung terigu
5.       Setelah semua baha tercampur adonan dimasukan kedalam wadah lalu dikukus
6.       Tunggu 30 menit, angkat dan tiriskan
7.       Potong tipis tipis kemudian dijemur
8.       Setelah kering goreng, kripik siap dimakan

Prestasi Lain Putri Citra SMAGABOY


 Ike Rahmadhayanti, Gadis Cantik Tekuni Dunia Tarik Suara
BOYOLALI - Berprestasi menjadi impian setiap anak muda yang masih mengenyam pendidikan formal. Salah satunya Ike Rahmadhayanti, siswi kelas XII SMAN 3 Boyolali. Dia berhasil menyabet juara di ajang Pemilihan Putri Citra 2016 tingkat Jawa Tengah (Jateng).
 
Tak hanya itu, Ike – sapaan akrabnya --- juga memiliki talenta di dunia tarik suara. Berbagai aktivitas kini dijalani. Di sekolah, Ike aktif di kegiatan paduan suara. ”Di sekolah saya ikut paduan suara,” kata anak sulung dari tiga bersaudara ini ketika ditemui di rumahnya, Kelurahan Pulisen, Boyolali Kota, kemarin.
Bahkan bersama teman-temannya, dia berhasil menyabet juara pertama lomba paduan suara tingkat kabupaten yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Boyolali. Selain itu juara pertama lomba yang sama yang digelar Kodim 0724/Boyolali. ”Sejak dulu saya ikut paduan suara di sekolah,” ujar gadis kelahiran Malang, 9 September 1999, ini.
Ike juga merupakan vokalis dari sebuah grup band ”Sisters” di Boyolali yang beranggotakan empat orang, semuanya perempuan. Grup band ini juga sering tampil di Alun-Alun Kabupaten Boyolali. Meskipun demikian, Ike saat ini belum berminat meneruskan bakatnya.
Justru berkeinginan mengabdikan diri kepada negara. Dia bercita-cita ingin jadi polwan. ”Karena dapat berguna langsung untuk bangsa dan negara,” tuturnya. Untuk menggapai cita-cita ini, setiap sore rutin olahraga lari. Latihan fisik itu terus ditempa dengan harapan lolos saat akan masuk institusi penegak hukum tersebut. (wid/un) 

Sumber:  http://radarsolo.jawapos.com/read/2016/10/08/4276/ike-rahmadhayanti-gadis-cantik-tekuni-dunia-tarik-suara

SMAN 3 Boyolali BORONG LOMBA MENULIS RESENSI


  Resensi
 
 
 
Dalam rangka meningkatkan minat baca dikalangan pelajar se-Eks Karisidenan Surakarta,  Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Surakarta mengadakan lomba resensi untuk pelajar SMP, SMA/MA dan Mahasiswa.
Dalam lomba resensi yang diikuti oleh pelajar-pelajar se-Eks Karisidenan Surakarta ini empat (4) siswa SMAN 3 Boyolali masuk final 6 besar yang diselenggarakan pada hari Minggu, 25 Oktober 2015. Hasil final tersebut adalah :
 
Juara I   : SMAN 3 Boyolali (Pratika Linoria siswi kelas XI IPA 5)
Juara II  : SMAN 3 Boyolali (Pratiwi Vaherera siswi kelas XI IPA 4)
Juara III : MAN I Surakarta
Juara harapan I  : SMAN 3 Boyolali (Efrida Permatasari kelas XI IPA 4)
Juara harapan II : SMAN 3 Boyolali ( Silvia Widyaningrum kelas X-5)
Juara harapan III: SMAN 1 Surakarta
Para juara selain menerima piala, piagam juga menerima uang pembinaan yakni
 Juara I sebesar Rp. 3.000.000,-
 juara II sebesar Rp. 2.500.000

Minggu, 20 November 2016

 PALANG MERAH REMAJA

Palang Merah Remaja (disingkat PMR) adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebut PMR.Terdapat di PMI kota atau kabupaten di seluruh Indonesia, dengan anggota lebih dari 5 juta orang, anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

Kebijakan PMI dan federasi tentang pembinaan Remaja bahwa:
  1. Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
  2. Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
  3. Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
  4. Remaja adalah kader relawan.
  5. Remaja calon pemimpin PMI pada masa depan.
Palang Merah Remaja atau PMR adalah suatu organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar, dll.) yang bertujuan membangun dan mengembangkan karakter Kepalangmerahan agar siap menjadi Relawan PMI pada masa depan.

Karakteristik PMR

Bersih, Sehat, Kepemimpinan, Peduli, Kreatif, Kerja sama, Bersahabat dan Ceria.

Keanggotaan dan tingkatan PMR

Di Indonesia dikenal ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan jenjang pendidikan atau usianya
  1. PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna slayer hijau muda
  2. PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 tahun). Warna slayer biru langit
  3. PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-17 tahun). Warna slayer kuning cerah

Hak dan kewajiban PMR

Hak
  • Mendapatkan kartu tanda anggota.
  • Mendapatkan pembinaan dan pengembangan dari PMI.
  • Menyampaikan pendapat dalam forum pertemuan PMI melalui kegiatan atau rapat PMI.
  • Mendapatkan pengakuan dan penghargaan berdasarkan prestasi.
Kewajiban
  • Membayar iuran keanggotaan.
  • Melaksanakan Tri Bakti PMR.
  • Menjalankan dan membantu menyebarluaskan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional.
  • Mematuhi AD/ART PMI menjaga nama baik dan kehormatan PMI.

Peran dan fungsi PMR

Keterlibatan anggota remaja PMI dalam kegiatan Tri Bakti PMR disesuaikan dengan kompetensi dan ketertarikan mereka, serta kebutuhan PMI dan remaja. Dalam merancang dan melaksanakan kegiatan, mereka memerankan fungsi yang berbeda-beda.
  • PMR Mula berfungsi sebagai peer leadership, yaitu dapat menjadi contoh/model ketrampilan hidup sehat bagi teman sebaya.
  • PMR Madya berfungsi sebagai peer support, yaitu memberikan dukungan, bantuan, semangat kepada teman sebaya agar meningkatkan ketrampilan hidup sehat.
  • PMR Wira berfungsi sebagai peer educator, yaitu pendidik sebaya keterampilan hidup sehat.